Minggu, 25 September 2011

TOURISM PLACE #2 – JEJU TEDDY BEAR MUSEUM




TOURISM PLACE #2 – JEJU TEDDY BEAR MUSEUM

It’s been awhile, ne?
Memenuhi request Bear unnie, di post kali ini gue akan membahas Teddy Bear Museum yang pernah muncul di drama Princess Hours. Maaf yah baru update sekarang, school runs like crazy *bows*

Teddy Bear - Year 1904 (Rosemund)Sebenarnya apa sih cerita dibalik nama Teddy Bear? Kenapa bukan Mikey Bear, Johnny Bear, Pooh Bear atau Yunnie Bear? Oh kalo Yunnie Bear cuma punya Jaejoong, hehehe… *digaplok Jaejoong* Nama Teddy Bear diambil dari presiden Amerika ke-26, Theodore ‘Teddy’ Roosevelt. Waktu itu presiden lagi berburu beruang, tapi gagal menembak satu pun. Akhirnya seorang staf nangkep anak beruang dan ngegantung si anak beruang malang tersebut di pohon. Merasa harga dirinya akan jatuh sebagai seorang pemburu, presiden pun menolak untuk nembak. Cerita ini pun menyebar dengan cepat, dan orang-orang akhirnya membuat Teddy Bear mereka sendiri. Dikatakan Morris Michtom dan Margarete Steiff adalah yang pertama menjual Teddy Bear *komersil*. Di TBM banyak juga karya-karya tradisional dari Steiff Co.
Nah, Jeju Teddy Bear Museum pertama kali dibuka tanggal 24 April 2001. Di sini ada dua galeri, café, gift shop, dan dari taman kita bisa melihat pemandangan pantai Jungmun. Museum ini lebih ditujukan untuk kolektor-kolektor dari Eropa sana, yang tampaknya gak keberatan buang-buang ‘sejumlah’ pounds atau euro atau franc untuk beberapa boneka beruang kuno, berharga, unik dan lucu. Beda sama gue yang buat bayar uang kas aja udah megap-megap, tangan gemetaran, dan mata berkunang-kunang karena tak rela *hegh*
Dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Art Hall, History Hall dan Project Exhibition Hall, Jeju TBM menampilkan boneka-boneka dengan nama pembuatnya, kapan dibuatnya, proses pembuatannya… lengkap deh pokoknya (kok kayak iklan yak?). Dari gambar-gambar yang gue dapet ada juga teddy bear yang jadi model pakaian tradisional berbagai negara, jalan di catwalk, pakai baju pengantin, naek kapal Titanic, ikutan The Last Supper, malah ada yang jadi Elvis bawa gitar merah segala! Lucu kan?
Di History Hall kebanyakan menampilkan koleksi antik dan langka dari pembuat-pembuat teddy bear jaman dulu. Kalau di Art Hall tempatnya koleksi desainer teddy bear jaman sekarang ‘pamer’. Ada yang bikin boneka teddy berukuran 4,55 mm, liatnya harus pakai kaca pembesar :D Sedangkan di PE Hall (bukan Physical Education, bukan!!) teddy bear dikelompokkan berdasarkan tema.

Old-Fashioned Teddy Came From France?Terus terus terus… kalau kita berkunjung ke gift shop jangan lupa siapkan duit banyak karena PASTI NGILER liat teddy bear segitu banyak. Beneran, gue aja yang seumur-umur cuma punya teddy bear dua biji (satu dikasih pas ultah, satu lagi pas maen capit-capit berhadiah di game master) sampai susah bernafas, panas dingin, sakit dada, dan denyut nadi bertambah cepat… Bukan gara-gara sakit jantung, tapi karena pengen beli teddy bear *lebay banget sumpah* Eh tapi seriusan, pengen… Apalagi kalau udah liat foto gift shop nya yang ditata home sweet home banget… Silakan puaskan nafsu belanja anda dengan membeli boneka, handuk, tas, kaos juga frame foto yang pastinya bernuansa bening (LOH?) maksudnya bernuansa teddy bear… :D
Lanjuuuuttt… Kalau kita kelaparan ayo makan di Meine Bären Café. Meine Bären adalah bahas Jerman untuk ‘my bears’. Kenapa bahasa Jerman? Karena ingin. Bohong deng, kalau menurut spekulasi gue sih *ehem* karena… ingin. Bohong~!! Karena Margarete Steiff orang Jerman, jadi nama cafénya pake bahasa Jerman buat menghormati dia. Mungkin. Menunya sangat kebarat-baratan, jangan berharap ada mie kocok atau serabi oncom disini (ya iyalah). Harga berkisar antara 8000-16500 won untuk makanan, 3500-9000 untuk minuman dan 5500-6500 untuk dessert (mahallll~!! 1 won = 10 rupiah)
Sebagai penutup, mari kita jalan-jalan dan rileks duduk-duduk di taman yang bernama Teddy’s Forest. Sudah gak ada lagi display teddy bear, semuanya berbentuk sculpture alias patung. Banyak pohon sehingga sejuk di sini, bagus juga buat foto-foto :D
Jam berapa bukanya?
09:00 ~ 19:00 (ticket dijual sampai jam 18:00)
Summer (Jul. 16 ~ Aug. 25) – 09:00 ~ 22:00 (ticket dijual sampai jam until 21:00)
Buka setiap hari
Berapa tiket masuknya?
Dewasa: 6,000 won (Group: 5,000 won)
Remaja: 5,000 won (Group: 4,000 won)
Anak-anak, prajurit: 4,000 won (Groups: 3,000 won)
Group: 20 orang atau lebih
How to get there?
Jeju -> Seobu Industrial Road (atau 1100 Road) -> Jungmun -> Jungmun Resort Complex

Tidak ada komentar:

Posting Komentar