
It’s been awhile, ne?
Memenuhi request Bear unnie, di post kali ini gue akan membahas Teddy
Bear Museum yang pernah muncul di drama Princess Hours. Maaf yah baru
update sekarang, school runs like crazy *bows*

Sebenarnya
apa sih cerita dibalik nama Teddy Bear? Kenapa bukan Mikey Bear, Johnny
Bear, Pooh Bear atau Yunnie Bear? Oh kalo Yunnie Bear cuma punya
Jaejoong, hehehe… *digaplok Jaejoong* Nama Teddy Bear diambil dari
presiden Amerika ke-26, Theodore ‘Teddy’ Roosevelt. Waktu itu presiden
lagi berburu beruang, tapi gagal menembak satu pun. Akhirnya seorang
staf nangkep anak beruang dan ngegantung si anak beruang malang tersebut
di pohon. Merasa harga dirinya akan jatuh sebagai seorang pemburu,
presiden pun menolak untuk nembak. Cerita ini pun menyebar dengan cepat,
dan orang-orang akhirnya membuat Teddy Bear mereka sendiri. Dikatakan
Morris Michtom dan Margarete Steiff adalah yang pertama menjual Teddy
Bear *komersil*. Di TBM banyak juga karya-karya tradisional dari Steiff
Co.

Nah,
Jeju Teddy Bear Museum pertama kali dibuka tanggal 24 April 2001. Di
sini ada dua galeri, café, gift shop, dan dari taman kita bisa melihat
pemandangan pantai Jungmun. Museum ini lebih ditujukan untuk
kolektor-kolektor dari Eropa sana, yang tampaknya gak keberatan
buang-buang ‘sejumlah’ pounds atau euro atau franc untuk beberapa boneka
beruang kuno, berharga, unik dan lucu. Beda sama gue yang buat bayar
uang kas aja udah megap-megap, tangan gemetaran, dan mata
berkunang-kunang karena tak rela *hegh*

Dibagi
menjadi tiga bagian, yaitu Art Hall, History Hall dan Project
Exhibition Hall, Jeju TBM menampilkan boneka-boneka dengan nama
pembuatnya, kapan dibuatnya, proses pembuatannya… lengkap deh pokoknya
(kok kayak iklan yak?). Dari gambar-gambar yang gue dapet ada juga teddy
bear yang jadi model pakaian tradisional berbagai negara, jalan di
catwalk, pakai baju pengantin, naek kapal Titanic, ikutan The Last
Supper, malah ada yang jadi Elvis bawa gitar merah segala! Lucu kan?
Di History Hall kebanyakan menampilkan koleksi antik dan langka dari
pembuat-pembuat teddy bear jaman dulu. Kalau di Art Hall tempatnya
koleksi desainer teddy bear jaman sekarang ‘pamer’. Ada yang bikin
boneka teddy berukuran 4,55 mm, liatnya harus pakai kaca pembesar

Sedangkan di PE Hall (bukan Physical Education, bukan!!) teddy bear dikelompokkan berdasarkan tema.

Terus
terus terus… kalau kita berkunjung ke gift shop jangan lupa siapkan
duit banyak karena PASTI NGILER liat teddy bear segitu banyak. Beneran,
gue aja yang seumur-umur cuma punya teddy bear dua biji (satu dikasih
pas ultah, satu lagi pas maen capit-capit berhadiah di game master)
sampai susah bernafas, panas dingin, sakit dada, dan denyut nadi
bertambah cepat… Bukan gara-gara sakit jantung, tapi karena pengen beli
teddy bear *lebay banget sumpah* Eh tapi seriusan, pengen… Apalagi kalau
udah liat foto gift shop nya yang ditata home sweet home banget…
Silakan puaskan nafsu belanja anda dengan membeli boneka, handuk, tas,
kaos juga frame foto yang pastinya bernuansa bening (LOH?) maksudnya
bernuansa teddy bear…
Lanjuuuuttt… Kalau kita kelaparan ayo makan di Meine Bären Café.
Meine Bären adalah bahas Jerman untuk ‘my bears’. Kenapa bahasa Jerman?
Karena ingin. Bohong deng, kalau menurut spekulasi gue
sih *ehem* karena… ingin. Bohong~!! Karena Margarete Steiff orang
Jerman, jadi nama cafénya pake bahasa Jerman buat menghormati dia.
Mungkin. Menunya sangat kebarat-baratan, jangan berharap ada mie kocok
atau serabi oncom disini (ya iyalah). Harga berkisar antara 8000-16500
won untuk makanan, 3500-9000 untuk minuman dan 5500-6500 untuk dessert
(mahallll~!! 1 won = 10 rupiah)
Sebagai penutup, mari kita jalan-jalan dan rileks duduk-duduk di
taman yang bernama Teddy’s Forest. Sudah gak ada lagi display teddy
bear, semuanya berbentuk sculpture alias patung. Banyak pohon sehingga
sejuk di sini, bagus juga buat foto-foto
Jam berapa bukanya?
09:00 ~ 19:00 (ticket dijual sampai jam 18:00)
Summer (Jul. 16 ~ Aug. 25) – 09:00 ~ 22:00 (ticket dijual sampai jam until 21:00)
Buka setiap hari
Berapa tiket masuknya?
Dewasa: 6,000 won (Group: 5,000 won)
Remaja: 5,000 won (Group: 4,000 won)
Anak-anak, prajurit: 4,000 won (Groups: 3,000 won)
Group: 20 orang atau lebih
How to get there?
Jeju -> Seobu Industrial Road (atau 1100 Road) -> Jungmun -> Jungmun Resort Complex
Tidak ada komentar:
Posting Komentar